Warga Lasoani–Tanamodindi Adukan PBB, Sampah, dan Bantuan Usaha ke Zet Pakan

Warga Lasoani–Tanamodindi Adukan PBB, Sampah, dan Bantuan Usaha ke Zet Pakan
Kundapil anggota DPRD Palu, Zet Pakan, di Jalan Maleo, Lasoani.

PALU, KABAR SULTENG – Warga Lasoani dan Tanamodindi mengadukan tiga persoalan utama, yakni pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB), pengelolaan sampah, dan bantuan usaha, dalam Kunjungan Kerja Daerah Pemilihan (Kundapil) anggota DPRD Palu, Zet Pakan, di Jalan Maleo, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan yang dihadiri Lurah Lasoani dan sekitar 160 warga itu diwarnai penyampaian aspirasi oleh perwakilan warga.

Bacaan Lainnya

Petrus, warga Jalan Maleo, mengeluhkan lamanya antrean pembayaran PBB di kantor Bapenda.
“Kadang harus menunggu berjam-jam. Harusnya bisa lebih efisien, misalnya lewat RT,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pengangkutan sampah yang dinilai tidak tertib.
“Bak mobil terbuka, sampah berceceran dan berbau. Sudah sering ditegur, tapi tidak dihiraukan,” tambahnya.

Keluhan lain disampaikan Nurhalimah, warga Tanamodindi, terkait bantuan usaha yang belum terealisasi.

“Saya jual nasi kuning di Jalan Merpati. Sudah lebih dari satu tahun ajukan bantuan ke Dinas Sosial, tapi belum ada hasil,” katanya.

Baca juga: Mabes Polri Tertibkan PETI di Ranodea-Vatutela, Peralatan Pengolahan Emas Disita dan Pasang Police Line

Menanggapi hal itu, Zet Pakan menyatakan tiga persoalan tersebut akan segera ditindaklanjuti.

“Untuk PBB, strateginya jemput bola. Soal sampah, kami akan minta DLH membenahi sistem dan SOP. Untuk bantuan UMKM, akan saya tindak lanjuti langsung,” jelasnya.

Ia menambahkan, warga juga dapat menyampaikan aspirasi melalui agenda reses, jaring aspirasi, maupun secara langsung.

Kundapil merupakan agenda resmi anggota DPRD untuk menyerap aspirasi warga di daerah pemilihannya di luar masa reses.(*/Rbt)

Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini

Pos terkait