DILI – PT Pegadaian resmi membuka Pegadaian Branch Office di Timor Leste. Kantor ini menjadi cabang luar negeri pertama sekaligus menandai langkah awal ekspansi internasional perusahaan sebagai bagian dari BRI Group. Kehadiran tersebut juga mempertegas upaya BRI Group memperluas layanan keuangan inklusif lintas negara.
Kantor cabang Pegadaian di Timor Leste berlokasi di Grand Diocese Colmera Complex, Av. Pres. Nicolau Lobato, Rai Nain, Colmera, Vera Cruz, Dili. Peresmian digelar Senin (30/03) dan dihadiri Wakil Perdana Menteri Timor Leste Mariano Assanami Sabino Lopes, Duta Besar RI untuk Timor Leste Okto Dorinus Manik, Senior Executive Vice President Ultra Micro Business BRI Muhammad Candra Utama, Komisaris Utama PT Pegadaian AM Putranto, Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan, serta perwakilan BUMN Indonesia di Timor Leste.
CEO BRI Group Hery Gunardi mengatakan, kehadiran Pegadaian di Timor Leste merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi sekaligus memperluas layanan ultra mikro ke luar negeri.
“Kehadiran Pegadaian di Timor Leste merupakan cerminan kemitraan yang semakin erat antara Indonesia dan Timor Leste, khususnya dalam memperluas akses layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan. Sebagai bagian dari ekosistem Holding Ultra Mikro BRI Group, inisiatif ini menjadi wujud komitmen kami menghadirkan solusi keuangan yang relevan dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata Hery.
Masuknya Pegadaian juga memperkuat eksistensi BRI Group di Timor Leste, setelah BRI lebih dulu beroperasi di negara tersebut sejak 2017. Melalui cabang ini, Pegadaian akan menyediakan akses pembiayaan yang lebih mudah bagi pelaku usaha agar memiliki modal untuk mengembangkan usahanya.
Salah satu program yang diluncurkan yakni Gadai Peduli atau Gadai Bebas Sewa Modal. Program ini memberikan fasilitas bebas sewa modal selama dua bulan dengan pinjaman maksimal USD 100 pada periode April 2026.
Sebagai bagian dari Holding Ultra Mikro (UMi), kehadiran Pegadaian di Timor Leste diharapkan memperkuat ekosistem layanan keuangan bagi segmen ultra mikro dan UMKM. Bersama BRI, Pegadaian akan melengkapi layanan yang telah ada, memperluas akses pembiayaan, serta mendorong literasi keuangan masyarakat.
Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan menegaskan, pembukaan cabang di Timor Leste bukan sekadar ekspansi bisnis, tetapi juga upaya menghadirkan solusi keuangan yang inklusif dan terpercaya.
“Hadirnya Pegadaian di bumi Timor Leste ini adalah wujud semangat kolaborasi untuk tumbuh bersama. Kami melihat kedekatan geografis dan historis sebagai fondasi kuat untuk membangun kemitraan jangka panjang. Kami ingin membawa pengalaman 125 tahun kami dalam mendukung UMKM di Indonesia untuk turut memberdayakan pelaku usaha lokal di sini,” ujar Damar.
Hingga akhir Desember 2025, Holding UMi telah menjangkau lebih dari 34,5 juta debitur aktif dengan total lebih dari 187 juta rekening simpanan mikro. Layanan bullion dan aplikasi digital Tring dari Pegadaian juga memperkuat posisi BRI Group dalam ekosistem emas nasional. Total simpanan emas dalam ekosistem UMi BRI Group tercatat mencapai 17,1 ton atau tumbuh 65,5 persen secara tahunan.
Pada periode yang sama, ekosistem Holding UMi BRI Group juga mencatat sekitar 1,4 juta debitur berhasil naik kelas, meningkat 11,82 persen secara year on year.(Adv)





