Enam Bulan CKG Parimo Terbaik di Sulteng, Hestiwati Ingatkan SPM Jangan Tertinggal

Enam Bulan CKG Parimo Terbaik di Sulteng, Hestiwati Ingatkan SPM Jangan Tertinggal
Sosialisasi CKG peduli stunting dan pencegahan TBC Tim Penggerak PKK Kabupaten Parimo di Kecamatan Parigi. (Foto: Diskominfo Parimo)

PARIMO, KABAR SULTENG – Capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, menjadi yang terbaik di provinsi itu selama enam bulan berturut-turut. Namun capaian tersebut diminta tidak membuat pemerintah terlena.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Parimo, Hestiwati Nanga, mengingatkan agar tingginya capaian CKG berjalan seiring dengan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) kesehatan.

Bacaan Lainnya

Pesan itu disampaikan Hestiwati saat membuka sosialisasi mengenai sejumlah isu kesehatan masyarakat di Kantor Desa Mertasari, Jumat (2/10/2026).

“Kalau CKG-nya kita luar biasa seperti ini, jangan sampai tidak berbanding lurus dengan SPM. Jangan kita terlena dengan CKG tinggi, tapi kita evaluasi juga SPM kita, jangan sampai tidak berbanding lurus,” kata Hestiwati.

Baca juga: Akses Kesehatan Anak di Utara Parimo Diperluas, Dokter Spesialis Hadir di RSUD Buluye Napoae

Ia memberikan apresiasi kepada masyarakat dan tenaga kesehatan Parimo yang dinilai berperan dalam mempertahankan capaian CKG tersebut.

“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan sedalam-dalamnya buat masyarakat dan tenaga kesehatan Kabupaten Parimo. Karena sudah enam bulan berturut-turut ini, kita CKG terbaik se-Provinsi Sulteng,” ujarnya.

Menurut Hestiwati, capaian CKG Parimo perlu dibarengi dengan evaluasi terhadap indikator pelayanan kesehatan lainnya. CKG tidak boleh hanya menjadi ukuran keberhasilan pelayanan kesehatan tanpa melihat kualitas pemenuhan SPM.

Sosialisasi itu diinisiasi Pokja 4 TP-PKK Kabupaten Parimo. Kegiatan diikuti TP-PKK kecamatan dan desa dari tiga wilayah, yakni Kecamatan Parigi, Parigi Barat, dan Parigi Selatan.

Materi yang disampaikan mencakup kepedulian terhadap stunting, pelaksanaan CKG, serta pencegahan tuberkulosis (TBC).

Kegiatan juga dirangkaikan dengan pelaksanaan CKG oleh Puskesmas Parigi. Layanan tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat sekaligus memperkuat pemahaman kader PKK mengenai isu kesehatan.

Melalui kegiatan itu, TP-PKK Parimo mendorong kader di tingkat kecamatan dan desa tidak hanya menjadi peserta sosialisasi. Mereka diharapkan mampu meneruskan informasi mengenai stunting, CKG, dan pencegahan TBC kepada masyarakat.

Baca juga: Parimo Catat 10 Kematian Ibu dan 70 Bayi, RAD KIA Disiapkan untuk 2027-2031

Capaian CKG yang tinggi, kata Hestiwati, pada akhirnya tetap harus diukur bersama kualitas pelayanan kesehatan secara keseluruhan. Karena itu, evaluasi SPM menjadi bagian penting agar capaian pemeriksaan kesehatan gratis tidak berdiri sendiri.***

 

Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini

Pos terkait