Dugaan Honorer Siluman Lolos PPPK di Palu Terungkap, Ada Keluarga Oknum Pejabat hingga Instruktur Zumba

Dugaan Honorer Siluman Lolos PPPK di Palu Terungkap, Ada Keluarga Oknum Pejabat hingga Instruktur Zumba
Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Aliansi Honorer Kota Palu dan Komisi A DPRD Kota Palu, pada Selasa (4/11/2025). (Arul/kabarsulteng.id)

PALU, KABAR SULTENG – Dugaan honorer siluman lolos PPPK di Kota Palu terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Aliansi Honorer Kota Palu dan Komisi A DPRD Kota Palu, pada Selasa (4/11/2025).

Aliansi Honorer membeberkan adanya dugaan kejanggalan dalam proses seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2024.

Bacaan Lainnya

Mereka menduga sejumlah peserta yang dinyatakan lulus bukanlah tenaga honorer yang benar-benar mengabdi di instansi pemerintah.

Perwakilan Aliansi Honorer Kota Palu berinisial AK menyebutkan, beberapa nama yang lulus seleksi PPPK justru diketahui bekerja di luar instansi pemerintah, seperti di dealer, hotel, bahkan ada yang diduga memiliki hubungan keluarga dengan oknum pejabat di Kota Palu.

Baca juga: Dugaan PPPK “Siluman” di Pemkot Disorot Anggota DPRD Palu, Ungkap Data dan Agendakan RDP

“Bahkan ada istri oknum lurah yang lulus, ada pula instruktur zumba. Ada juga kasus lain, bapaknya penjaga sekolah tapi anaknya yang ikut seleksi. Ada yang kerja di Morowali enam tahun, pulang hanya karena ada seleksi, bahkan ada yang pernah honor di Untad dan sempat terjerat kasus korupsi, tapi bisa lulus seleksi,” ungkap AK.

Aliansi Honorer mengaku kecewa dengan temuan tersebut. Mereka menilai kehadiran honorer siluman membuat tenaga honorer yang telah lama mengabdi tersingkir dan kehilangan kesempatan menjadi PPPK.

Selain itu, Aliansi Honorer menduga Kota Palu tidak mengusulkan PPPK paruh waktu karena adanya pembengkakan anggaran akibat masuknya honorer siluman yang dinyatakan lulus.

Mereka pun mendesak agar pemerintah memberikan kejelasan terkait pengangkatan PPPK penuh waktu bagi tenaga honorer R2–R3 dan PPPK paruh waktu untuk R4-R5 yang benar-benar mengabdi sesuai aturan seleksi.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi A DPRD Kota Palu, Irsan Satria, menegaskan pihaknya akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menindaklanjuti temuan tersebut.

“Tapi nanti saya akan rapat internal dulu untuk pembentukan pansus. Yang jelas, permintaan ini akan kami kawal,” ujarnya.

Irsan juga mengungkapkan rencana kunjungan kerja ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta Kementerian PANRB guna membahas dugaan honorer siluman tersebut.

“Kami juga akan meminta hasil temuan Inspektorat serta nama-nama yang telah didata Aliansi Honorer terkait dugaan honorer siluman yang lulus PPPK di Kota Palu,” tegasnya.***

 

Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini

Pos terkait