DPRD Terima Pertanggungjawaban APBD 2024 dan RPJMD Kota Palu 2025–2029

DPRD Terima Pertanggungjawaban APBD 2024 dan RPJMD Kota Palu 2025–2029
Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, menghadiri rapat paripurna DPRD Kota Palu pada Senin (7/7/2025).

PALU, KABAR SULTENG – Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, menghadiri rapat paripurna DPRD Kota Palu pada Senin (7/7/2025), yang salah satu agendanya membahas pertanggungjawaban APBD Kota Palu Tahun Anggaran 2024.

Paripurna DPRD tersebut memuat tiga agenda utama, termasuk pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Palu Tahun 2024.

Bacaan Lainnya

Seluruh fraksi menyatakan menerima ranperda pertanggungjawaban APBD Kota Palu untuk dibahas lebih lanjut di tingkat berikutnya.

Baca juga: Pansus DPRD Palu Soroti Kekeliruan Ranperda APBD 2024 dan Sampaikan Rekomendasi Kritis

Dalam sambutannya, Imelda menyampaikan bahwa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Palu 2025–2029 menjadi arah pembangunan lima tahun ke depan.

Dokumen ini menjadi pedoman bagi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, swasta, hingga masyarakat, dalam mewujudkan pembangunan yang terukur dan berkelanjutan.

Visi pembangunan tersebut dijabarkan melalui program yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, penguatan ekonomi daerah, tata kelola pemerintahan yang transparan, serta pelestarian lingkungan.

Imelda juga menyampaikan pendapat akhir atas Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024. Ia menegaskan bahwa laporan tersebut merupakan bagian dari siklus pengelolaan keuangan daerah yang wajib disampaikan kepada DPRD dan dievaluasi oleh Gubernur Sulawesi Tengah.

“Laporan ini mencakup realisasi anggaran, neraca, arus kas, hingga rekap belanja untuk penanganan stunting, kemiskinan ekstrem, dan pembiayaan Pilkada,” jelasnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kota Palu, khususnya Badan Anggaran, Badan Pembentukan Perda, dan Panitia Khusus, atas kerja sama konstruktif selama proses pembahasan berlangsung.

“Masukan dari legislatif menjadi fondasi penting untuk memperkuat sistem pengelolaan keuangan daerah,” ujar Imelda.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Palu untuk tidak hanya tertib administrasi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, baik RPJMD maupun laporan APBD disusun selaras dengan arah kebijakan nasional dan provinsi, termasuk sinkronisasi program prioritas dan target pembangunan jangka panjang.

Di akhir sambutannya, Imelda mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu dalam membangun Kota Palu yang tangguh, inovatif, dan inklusif.

“Insya Allah, dengan bimbingan Allah SWT dan dukungan semua pihak, kita mampu membangun Kota Palu yang lebih baik di masa depan,” tutupnya.***

Pos terkait