PALU, KABAR SULTENG – Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas II Palu melalui Wilayah Kerja (Wilker) Pantoloan menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi calon penumpang kapal dan petugas lintas sektor di Pelabuhan Pantoloan, Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 dan berlangsung bersamaan dengan aktivitas kedatangan serta keberangkatan kapal penumpang KM Lambelu.
Sebanyak 50 orang menjadi sasaran pemeriksaan, terdiri atas calon penumpang kapal dan petugas lintas sektor yang bertugas di kawasan Pelabuhan Pantoloan.
Baca juga: Heboh Penutupan Akses Rumah Warga di Palu, Ternyata Dipicu Konflik Tanah Antara Kakak dan Adik Ipar
Melalui kegiatan ini, BKK Kelas II Palu Wilker Pantoloan berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan sekaligus mendekatkan akses pelayanan kesehatan, khususnya di lingkungan pelabuhan.
Antusiasme terlihat dari para calon penumpang KM Lambelu yang memanfaatkan waktu menunggu keberangkatan untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka langsung kepada petugas BKK.
Petugas kesehatan, Ns. Cristian Lasani, S.Kep., mengatakan pemeriksaan tersebut tidak hanya bertujuan mengetahui kondisi kesehatan masyarakat, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memberikan edukasi mengenai pencegahan penyakit tidak menular (PTM).
“Pemeriksaan kesehatan ini bukan hanya untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat lebih memahami pentingnya mencegah penyakit tidak menular,” ujar Cristian.
Dalam kegiatan itu, ia mengingatkan masyarakat agar mewaspadai sejumlah penyakit seperti hipertensi, diabetes melitus, asam urat, dan kolesterol tinggi.
Menurutnya, hipertensi dapat dicegah dengan membatasi konsumsi garam, menjaga berat badan ideal, rutin beraktivitas fisik, serta memeriksa tekanan darah secara berkala.
Sementara untuk mencegah diabetes melitus, masyarakat perlu mengurangi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula, menerapkan pola makan seimbang, menjaga berat badan, dan rutin berolahraga.
Ia juga mengimbau masyarakat memperhatikan pola makan untuk mengurangi risiko asam urat dan kolesterol tinggi. Caranya dengan membatasi makanan tinggi purin dan lemak jenuh, memperbanyak konsumsi sayur dan buah, mencukupi kebutuhan air putih, serta menghindari kebiasaan merokok.
“Kami mengingatkan masyarakat agar menjaga pola makan, rutin melakukan aktivitas fisik, membatasi konsumsi gula, garam dan lemak, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk mencegah berbagai penyakit tidak menular,” jelasnya.
Cristian menambahkan, pemeriksaan kesehatan secara berkala penting dilakukan karena sejumlah penyakit tidak menular dapat berkembang tanpa menunjukkan gejala pada tahap awal.
“Pemeriksaan kesehatan secara berkala sangat penting karena beberapa penyakit tidak menular dapat berkembang tanpa menunjukkan gejala pada tahap awal. Dengan pemeriksaan dini, faktor risiko penyakit bisa diketahui lebih cepat sehingga dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.
Melalui pemeriksaan tersebut, petugas dapat mengetahui faktor risiko penyakit. Jika ditemukan indikasi gangguan kesehatan, masyarakat akan diberikan edukasi dan anjuran untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di fasilitas pelayanan kesehatan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatannya dan membiasakan perilaku hidup sehat. Hal tersebut penting, terutama di kawasan pelabuhan yang memiliki mobilitas masyarakat cukup tinggi.
BKK Kelas II Palu Wilker Pantoloan berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kepedulian para pelaku perjalanan maupun petugas yang setiap hari beraktivitas di lingkungan pelabuhan terhadap kondisi kesehatan mereka.
“Kami berharap melalui kegiatan ini masyarakat, khususnya para pelaku perjalanan dan petugas di lingkungan pelabuhan, semakin peduli terhadap kondisi kesehatannya dan mulai membiasakan pola hidup sehat,” tutup Cristian.
Peringatan HKN ke-62 menjadi momentum bagi BKK Kelas II Palu Wilker Pantoloan untuk terus memperkuat pelayanan kesehatan yang bersifat promotif dan preventif, sekaligus meningkatkan sinergi dengan berbagai pihak guna menciptakan kawasan pelabuhan yang sehat dan aman.***
Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini





