PALU, KABAR SULTENG – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) menggelar diskusi bertajuk “Bicara Berani Cerdas” bersama mahasiswa di Universitas Tadulako (Untad), berlangsung di Aula Fakultas Kedokteran Untad, Rabu (20/5/2026).
Diskusi yang diinisiasi BEM FISIP Untad itu mengangkat program unggulan Gubernur Sulteng, Berani Cerdas, yang dinilai perlu dievaluasi dari sudut pandang mahasiswa.
Ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas dan organisasi kemahasiswaan di lingkungan Untad maupun kampus lain di Kota Palu tampak antusias mengikuti jalannya dialog.
Ketua BEM FISIP Untad, Miftahul, mengatakan program Berani Cerdas telah memberi dampak nyata bagi mahasiswa dalam menempuh pendidikan.
Baca juga: Tiga Juta Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan di Rupbasan Palu
Namun, menurutnya, evaluasi tetap diperlukan untuk melihat sejauh mana program itu benar-benar dirasakan mahasiswa dan pelajar di Kota Palu maupun Sulawesi Tengah.
“Karena kebijakan yang baik adalah kebijakan yang bisa kita tinjau bersama,” ujar Miftahul dalam sambutannya.
Sementara itu, Dekan FISIP Untad, Muh Nawawi, menyampaikan apresiasi terhadap program yang digagas Gubernur Sulteng Anwar Hafid.
“Saya mewakili pimpinan universitas dan fakultas menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur dan Pemerintah Provinsi Sulteng atas komitmen nyata dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Tengah,” kata Nawawi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sulteng, Firmanzah, menjelaskan dialog tersebut digelar agar pemerintah mendapat gambaran langsung mengenai kebutuhan masyarakat, khususnya di sektor pendidikan.
Menurutnya, program tersebut lahir dari kebutuhan untuk menjawab persoalan tingginya angka putus sekolah akibat keterbatasan biaya dan ekonomi keluarga.
“Di sinilah lahir program Berani Cerdas untuk membantu masyarakat, terutama anak-anak muda di Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Firmanzah mengungkapkan, sepanjang 2026 program beasiswa Berani Cerdas telah membantu sekitar 21.400 penerima dengan total anggaran mencapai Rp76 miliar.
Selain itu, Pemprov Sulteng juga mengalokasikan Rp50 miliar melalui program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) untuk sekolah tingkat SMA, SMK, dan SLB.
Ia menambahkan, pendaftaran beasiswa Berani Cerdas tahun 2026 telah dibuka sejak bulan lalu, dengan jumlah pendaftar yang saat ini telah mencapai 18 ribu orang.
“Pendaftaran sudah dibuka sejak bulan lalu, dan sampai hari ini jumlah pendaftar tercatat sekitar 18 ribu orang,” pungkasnya.***
Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini





