Kisah Sukses Risya di Merauke, Usaha BRILink Agen Bawa Berkah hingga Buka Minimarket

Kisah Sukses Risya di Merauke, Usaha BRILink Bawa Berkah hingga Buka Minimarket
Risya Naifah, pelaku usaha mikro di Kecamatan Merauke, Papua Selatan.

MERAUKE, – Kesempatan usaha sering kali muncul dari keberanian mencoba hal baru, hal itu dialami Risya Naifah, pelaku usaha mikro di Kecamatan Merauke, Papua Selatan.

Berawal dari usaha kecil di bidang fashion, kini Risya berhasil mengembangkan usahanya menjadi Agen BRILink di Merauke.

Bacaan Lainnya

Ia bahkan melengkapinya dengan kios berupa minimarket yang melayani berbagai transaksi keuangan sekaligus kebutuhan sehari-hari masyarakat di sekitarnya.

Sekitar tiga tahun lalu, tepatnya pada 2023, Risya memutuskan bergabung sebagai mitra BRILink Agen. Keputusan tersebut muncul setelah ia melihat masih banyak warga di sekitarnya yang harus menempuh jarak cukup jauh untuk melakukan transaksi perbankan seperti transfer maupun tarik tunai.

“Awalnya saya menjalankan usaha di bidang fashion. Tapi kemudian saya memilih membuka usaha BRILink Agen. Pendaftarannya cepat dan petugasnya memudahkan kita semua, asalkan syarat-syaratnya terpenuhi. Setelah berdiri, tidak sampai satu minggu warga mulai tertarik dan datang ke tempat saya untuk bertransaksi. Banyak yang tahu dari cerita tetangga atau warga lain yang sudah pernah bertransaksi di sini,” ujar Risya.

Baca juga: BRI Siapkan Uang Tunai Rp25 Triliun untuk Kebutuhan Transaksi Ramadan dan Idulfitri 2026

Seiring waktu, jumlah warga yang datang untuk bertransaksi terus meningkat. Risya mengaku pendapatan dari layanan BRILink perlahan membantu memperbaiki kondisi ekonomi keluarganya.

Dari usaha yang awalnya sederhana, ia kini mampu memperluas usahanya hingga membuka minimarket di lokasi yang sama. Dengan begitu, masyarakat yang datang untuk bertransaksi juga dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kini, tempat usahanya tidak hanya menjadi lokasi layanan transaksi keuangan, tetapi juga tempat warga berbelanja berbagai kebutuhan rumah tangga.

“Dalam sehari bisa puluhan transaksi, terutama transfer. Banyak juga yang datang sambil melihat minimarket lalu membeli kebutuhan sehari-hari. Alhamdulillah,” kata Risya.

Selama menjalankan layanan sebagai Agen BRILink, ia mengaku operasional usaha berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Baginya, kehadiran BRILink Agen tidak hanya membuka peluang usaha baru, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar yang kini dapat bertransaksi dengan lebih mudah tanpa harus pergi jauh ke bank.

Kisah Risya menjadi salah satu gambaran bagaimana kehadiran BRILink Agen mampu memperluas akses layanan keuangan hingga ke berbagai daerah.

Melalui jaringan agen yang tersebar hingga pelosok, layanan perbankan kini semakin dekat dengan masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku usaha lokal.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary Bank Rakyat Indonesia, Dhanny, mengatakan BRI terus berupaya memperluas akses layanan keuangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Melalui BRILink Agen, masyarakat tidak hanya mendapatkan kemudahan dalam bertransaksi, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha yang dapat meningkatkan pendapatan dan memperkuat ketahanan ekonomi,” ujarnya.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam perputaran roda perekonomian, BRI juga terus mendorong inklusi keuangan sekaligus menciptakan sharing economy dengan melibatkan masyarakat sebagai BRILink Agen.

Tercatat hingga akhir Desember 2025, jumlah BRILink Agen telah mencapai lebih dari 1,19 juta agen atau tumbuh 12,2% YoY. Agen-agen tersebut tersebar di lebih dari 66 ribu desa dan menjangkau lebih dari 80% wilayah Indonesia dengan volume transaksi menembus Rp1.746 triliun atau tumbuh 9,9% YoY.***

 

Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini

Pos terkait