ACEH TAMIANG – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemulihan pascabencana di Aceh. Dukungan tersebut difokuskan pada perbaikan sarana dan prasarana umum yang terdampak, termasuk fasilitas pendidikan.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, sebanyak 70 relawan BRI Peduli terjun langsung melakukan kegiatan bersih-bersih di SD Negeri Tugu Upah Aceh Tamiang, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
Para relawan memindahkan puing-puing bangunan yang sudah tidak dapat digunakan ke area yang telah ditentukan agar tidak menghambat aktivitas sekolah. Mereka juga membersihkan lumpur yang masih menutupi area sekolah untuk mencegah masuknya lumpur kembali ke ruang kelas saat hujan, yang berpotensi memicu banjir.
Baca juga: Di Davos 2026, Dirut BRI Ungkap Peluang Akselerasi Bisnis Fintech di Indonesia
Selain itu, relawan menata ruang kelas agar proses belajar mengajar dapat kembali berlangsung meski dalam kondisi sementara. Upaya ini dilakukan untuk memastikan lingkungan sekolah tetap aman, bersih, dan nyaman bagi siswa serta tenaga pendidik.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian BRI terhadap masyarakat terdampak bencana, khususnya komunitas sekolah yang terdiri dari guru, siswa, dan warga sekitar.
“Kegiatan ini menjadi bentuk solidaritas BRI bagi warga terdampak bencana di Sumatra. BRI Peduli hadir di tengah masyarakat untuk menghadirkan manfaat nyata melalui program sosial, tanggap darurat bencana, bantuan kemanusiaan, dan pemulihan pascabencana,” ujar Dhanny.
Ia menambahkan, BRI akan terus mendukung proses pemulihan secara bertahap di wilayah terdampak. Ke depan, SD Negeri Tugu Upah Aceh Tamiang juga akan masuk dalam program BRI Peduli “Ini Sekolahku”, sebuah inisiatif yang difokuskan untuk mendukung sekolah-sekolah di wilayah pedalaman dan perbatasan.
Melalui program tersebut, BRI membantu perbaikan sarana dan prasarana sekolah secara menyeluruh dan berkelanjutan agar fasilitas pendidikan dapat kembali dimanfaatkan secara optimal oleh siswa dan tenaga pendidik.
“Semoga kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk terus belajar dalam lingkungan sekolah yang nyaman dan layak. Dengan demikian, sekolah dapat berperan dalam menciptakan sumber daya manusia unggul bagi kemajuan bangsa,” tegas Dhanny.
Sebagai bagian dari Danantara, BRI terus memperkuat perannya dalam mendukung pemulihan pascabencana di Sumatra, khususnya Aceh. BRI tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga memastikan masyarakat terdampak memperoleh pendampingan serta layanan yang dibutuhkan selama masa pemulihan.
Upaya tersebut diwujudkan melalui pendirian posko bencana yang menyediakan berbagai bentuk dukungan, mulai dari bantuan sosial, layanan kesehatan, hingga pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.
Untuk mendukung pemulihan bencana di Sumatra, BRI Group telah melaksanakan 40 aksi tanggap darurat di berbagai wilayah dengan dukungan 10 unit posko bencana. Bantuan yang disalurkan meliputi 6.500 paket makanan siap santap, 85.000 paket sembako, 950 paket survival kit, serta dukungan logistik hunian sementara berupa 10 tenda dan 1.680 unit kasur serta selimut.
Selain itu, BRI Group juga mendistribusikan 33 truk air bersih, 4.850 paket obat-obatan, dan 7.000 unit peralatan kebersihan. Untuk menjangkau wilayah terdampak banjir, BRI mengerahkan lima unit perahu karet. Secara keseluruhan, program kemanusiaan ini telah menjangkau 100.250 jiwa penerima manfaat di berbagai wilayah terdampak bencana. (Adv)
Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini





