Kelangkaan BBM Ganggu Warga Parimo, Pemkab Tunggu Hasil Penelusuran Satgas

Kelangkaan BBM Ganggu Warga Parimo, Pemkab Tunggu Hasil Penelusuran Satgas
Bupati Parimo, Erwin Burase. (Foto: Andi Sadam/Kabarsulteng.id)

PARIMO, KABAR SULTENG – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, dikeluhkan masyarakat selama dua hari terakhir. Harga Pertalite disebut mencapai Rp 27 ribu. Bupati Parimo Erwin Burase berjanji menelusuri penyebab kelangkaan tersebut bersama satuan tugas (satgas).

Erwin mengatakan pemerintah daerah perlu memastikan apakah kelangkaan BBM terjadi akibat gangguan pasokan atau ada unsur kesengajaan yang membuat masyarakat kesulitan mendapatkan bahan bakar.

Bacaan Lainnya

“Kami akan berkoordinasi dengan satgas untuk menelusuri penyebab kelangkaan BBM Pertalite mencapai Rp 27.000,” kata Erwin seusai acara silaturahmi dan ramah tamah Kapolres Parimo, Selasa, 20 Oktober 2026.

Baca juga: Kapolsek Banggai Diduga Terlibat Penimbunan BBM Bersubsidi Bersama Satu Anggotanya

Menurut Erwin, penyebab kelangkaan harus segera dipastikan. Jika penelusuran menemukan adanya unsur kesengajaan, pemerintah akan mengambil langkah sesuai hasil pemeriksaan.

Namun, Erwin mengaku baru menerima informasi mengenai kelangkaan tersebut pada malam hari. Padahal, masyarakat disebut telah kesulitan mendapatkan BBM sejak dua hari sebelumnya.

“Persoalan ini harus segera ditangani karena BBM merupakan kebutuhan utama masyarakat dan berpengaruh terhadap aktivitas sehari-hari maupun perekonomian,” ujarnya.

Erwin berencana segera menghubungi pihak-pihak terkait yang tergabung dalam satgas untuk mencari solusi. Pemerintah daerah juga perlu memastikan penyebab kelangkaan agar penanganan tidak sekadar mengatasi gejala, tetapi menyasar persoalan utamanya.

Ia mengatakan kelangkaan BBM bukan hanya terjadi di Parimo, melainkan juga di sejumlah wilayah lain hingga menjadi isu nasional.

Persoalan itu, kata Erwin, telah dibahas bersama Gubernur Sulawesi Tengah. Pemerintah provinsi kini menyiapkan wacana pembentukan tim terpadu untuk menelusuri sumber masalah.

Tim tersebut diharapkan dapat mengidentifikasi penyebab kelangkaan sehingga langkah penanganan bisa dilakukan secara tepat. Erwin berharap kepastian mengenai persoalan ini diperoleh dalam satu hingga dua hari ke depan.

Baca juga: Siswa TK, SD dan SMP di Palu Dialihkan Belajar Daring Akibat Kualitas Udara Buruk

Pemerintah Kabupaten Parimo, ia melanjutkan, akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar masyarakat kembali bisa mendapatkan BBM dengan lebih mudah.

Hingga Selasa, penyebab pasti kelangkaan BBM di Parimo belum dipastikan. Dugaan gangguan pasokan maupun unsur kesengajaan masih perlu ditelusuri lebih lanjut. Belum ada hasil pemeriksaan yang disampaikan pemerintah daerah untuk memastikan penyebab maupun pihak yang bertanggung jawab.***

 

Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini

Pos terkait