Satgas PHL Agendakan Kembali Penertiban PETI di Parimo

Satgas PHL Agendakan Kembali Penertiban PETI di Parimo
Dokumentasi aktivitas pertambangan emas ilegal di wilayan Moutong. Ist

PARIMO, KABAR SULTENG – Satuan Tugas Penegakan Hukum Lingkungan (Satgas PHL) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah kembali menjadwalkan rencana penertiban aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Langkah ini diambil menyusul adanya laporan terkait kembalinya aktivitas alat berat di sejumlah titik, termasuk Desa Torono, Kecamatan Sausu.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Satgas PHL Parimo, Muhammad Idrus, menyatakan bahwa tim saat ini sedang mematangkan persiapan teknis dan administratif sebelum terjun ke lapangan.

Penindakan tersebut merupakan tindak lanjut dari pemantauan yang dilakukan Satgas sejak Februari lalu di beberapa lokasi PETI di Parimo, salah satunya di Desa Tombi, Kecamatan Ampibabo.

Baca juga: Abdul Sahid Tegaskan Tangkap Pelaku Tambang Emas Ilegal di Parimo

“Rencananya bulan April ini kita mau turun lapangan lagi. Kami sedang menunggu stabilitas anggaran operasional,” ujar Idrus saat dikonfirmasi melalui panggilan whatsapp, belum lama ini.

Selain persoalan anggaran, Idrus menjelaskan bahwa Satgas perlu melakukan konsolidasi internal. Hal ini dilakukan guna menyamakan persepsi di antara personel baru sebelum melakukan peninjauan langsung di lokasi.

Terkait desakan publik mengenai keterlambatan eksekusi, Idrus menegaskan bahwa Satgas telah berkoordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dan Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan.

Namun, ia menekankan bahwa detail operasional tidak dapat diungkap ke publik demi menjaga kerahasiaan misi.

“Langkah penindakan harus dilakukan secara tertutup agar operasi tidak bocor. Kalau dipublikasikan jadwalnya, dikhawatirkan operasi tidak berhasil. Jadi langkahnya memang dilakukan secara senyap,” tegasnya.

Berdasarkan data lapangan, aktivitas tambang ilegal di wilayah Sausu dan Ampibabo sempat dilaporkan terhenti pada akhir Ramadan lalu. Namun, laporan terbaru menunjukkan adanya dinamika baru di mana penambangan kembali beroperasi.

Satgas PHL memastikan laporan aktivitas PETI tersebut telah masuk ke dalam catatan serius untuk segera ditindaklanjuti.

Sebelumnya, pada Februari 2026, Satgas juga telah mengidentifikasi keberadaan alat berat di wilayah Ampibabo.

Meskipun rencana penertiban telah terjadwal sejak awal tahun, realisasi di lapangan masih bergantung pada kesiapan anggaran dan strategi pengamanan lokasi.***

 

Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini

Pos terkait