PALU, KABAR SULTENG – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Palu menegaskan dukungan penuh terhadap perjuangan warga lingkar tambang Poboya yang menuntut penciutan lahan konsesi PT Citra Palu Minerals (CPM) serta penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR).
Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Palu, Rusman Ramli, menyampaikan sikap tersebut saat menemui ribuan massa aksi warga penambang Poboya yang menggelar demonstrasi di depan Kantor DPRD Kota Palu, Rabu (28/1/2026).
“Fraksi PKS mendukung penuh apa yang menjadi hak-hak masyarakat lingkar tambang Poboya. Aspirasi ini harus diperjuangkan secara adil dan bermartabat,” tegas Rusman Ramli.
Baca juga: Ribuan Warga Penambang Poboya Geruduk Kantor DPRD, Tak Ingin Jadi Penonton di Tanah Leluhur
Sebagai wakil rakyat, Rusman menegaskan bahwa DPRD Kota Palu selalu membuka ruang dialog untuk menampung aspirasi masyarakat, khususnya warga penambang rakyat Poboya yang selama ini terdampak kebijakan pertambangan.
“Insya Allah, kami akan mendorong dialog lintas lembaga agar persoalan ini dibahas secara komprehensif dan menemukan solusi yang berpihak kepada masyarakat,” ujarnya.
Rusman juga menekankan mendukung investasi yang masuk ke Kota Palu. Namun, investasi harus berjalan dengan prinsip keadilan dan tidak mengabaikan hak-hak masyarakat.
“Kita tidak anti terhadap investasi demi kemajuan Kota Palu. Tetapi investasi harus memegang prinsip keadilan. Di tanah Kaili ini, keadilan bagi masyarakat harus menjadi prioritas,” katanya.
Senada dengan itu, Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Palu, Nurhalis Nur, menegaskan bahwa DPRD harus berada di garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan rakyat, terutama di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang semakin berat.
“Kami memahami kondisi ekonomi masyarakat saat ini. Anggota DPRD harus hadir dan berdiri bersama rakyat Kota Palu,” pungkasnya.***
Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini





