PARIMO, KABAR SULTENG – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Tadulako (Untad) Tahun 2026 untuk memperluas edukasi pertanahan dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang tata ruang.
Wakil Bupati Parimo, Abdul Sahid, secara resmi menerima dan melepas mahasiswa KKN Tematik Untad di Auditorium Kantor Bupati Parimo, Jumat (16/10/2026). Mahasiswa tersebut akan melaksanakan pengabdian di Kecamatan Parigi, Parigi Barat, dan Parigi Tengah.
Dalam sambutan Bupati Parimo, Erwin Burase, yang dibacakannya, Abdul Sahid menekankan pentingnya sinergi pemerintah daerah, Kantor Pertanahan Kabupaten Parigi Moutong, dan Universitas Tadulako dalam mendukung program pertanahan dan tata ruang.
Baca juga: Bupati Parimo Hadiri Rakor Forkopimda Sulteng, Pemerataan MBG Jadi Sorotan
Kolaborasi itu diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Mahasiswa didorong terlibat langsung dalam edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, membantu pemutakhiran data, serta meningkatkan pemahaman warga mengenai administrasi pertanahan.
Mereka juga diharapkan ikut mendorong pemanfaatan ruang sesuai peruntukannya. Pengetahuan tentang administrasi pertanahan dan tata ruang dinilai penting agar masyarakat memahami ketentuan yang berlaku dalam pengelolaan lahan.
Abdul Sahid berpesan agar mahasiswa menjalankan pengabdian dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Ia juga mengingatkan mereka untuk menjaga integritas, sopan santun, serta membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah setempat dan masyarakat.
Mahasiswa diminta menjaga nama baik almamater selama menjalankan program KKN. Mereka juga diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dan menghadirkan manfaat nyata bagi warga di lokasi pengabdian.
Pemerintah Kabupaten Parimo berharap KKN Tematik Untad 2026 dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor sekaligus mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Baca juga: 200 Peserta dari 23 Kecamatan Ramaikan Festival Qasidah Parimo 2026
Pelaksanaan program di tiga kecamatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan akademik sekaligus membantu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai administrasi pertanahan dan pemanfaatan ruang.***
Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini





