Polisi Selidiki Penemuan Mayat di Kasimbar-Parigi Moutong

Polisi Selidiki Penemuan Mayat di Kasimbar-Parigi Moutong
Dusun Siantas, Desa Tovalo, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat laki-laki dalam kondisi membusuk di dalam rumahnya, Selasa (17/3/2026) sore.

PARIMO, KABAR SULTENG – Warga Dusun Siantas, Desa Tovalo, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat laki-laki dalam kondisi membusuk di dalam rumahnya, Selasa (17/3/2026) sore.

Peristiwa penemuan mayat ini terjadi sekitar pukul 16.00 WITA setelah warga mulai mencurigai korban yang tidak terlihat selama beberapa hari terakhir.

Bacaan Lainnya

Korban diketahui berinisial SM (58). Warga menemukan korban sudah tidak bernyawa di dapur rumahnya.

Kecurigaan bermula saat seorang warga bernama Raslin mendatangi rumah korban karena merasa heran dengan ketidakhadirannya. Setibanya di lokasi, ia mencium bau busuk menyengat dari dalam rumah.

Baca juga: Melasti Nyepi 1948 di Bolano Lambunu, Pemkab Parimo Ajak Jaga Toleransi dan Alam

Setelah beberapa kali memanggil tanpa respons, warga kemudian melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dugaan semakin kuat ketika warga melihat banyak lalat keluar dari celah pintu rumah. Warga lalu mengintip dari sela-sela bangunan dan mendapati korban sudah tergeletak tidak bergerak.

Warga segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Jajaran Polsek Kasimbar yang dipimpin Kapolsek IPDA I Komang Sukania tiba di lokasi sekitar pukul 16.30 WITA untuk melakukan penanganan.

Saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan kerumunan warga serta mencium aroma tidak sedap dari dalam rumah.

Setelah pintu berhasil dibuka, petugas menemukan korban dalam posisi tengkurap di area dapur.

Petugas kepolisian bersama tenaga medis dari Puskesmas Kasimbar kemudian mengevakuasi jenazah untuk dilakukan pemeriksaan awal.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hingga empat hari sebelum ditemukan. Namun, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis lanjutan.

Kapolsek Kasimbar, IPDA I Komang Sukania, menyampaikan bahwa hasil olah TKP tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban maupun indikasi tindak pidana.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kondisi rumah juga terkunci dari dalam. Namun, kami masih menunggu keputusan pihak keluarga terkait visum atau otopsi untuk memastikan penyebab kematian,” ujar Komang.

Ia menambahkan, pihak kepolisian telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta mendokumentasikan lokasi kejadian guna memastikan proses penyelidikan berjalan sesuai prosedur.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait peristiwa tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum tentu benar, seperti dugaan pembunuhan atau hal-hal lain yang belum dapat dipastikan. Percayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian,” tegasnya.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian sambil menunggu hasil pemeriksaan medis lanjutan guna memastikan penyebab kematian korban.***

 

Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini

Pos terkait