Penambang Pasir di Sigi Diterkam Buaya, Warga Diminta Waspada

Penambang Pasir di Sigi Diterkam Buaya, Warga Diminta Waspada
Seorang warga sedang menunjukkan TKP korban digigit buaya di Sungai Palu. Foto: Polres Sigi

Sigi, kabarsulteng.id, – Sebuah insiden serangan buaya kembali terjadi di Sungai Palu, kali ini menimpa seorang korban bernama AA (25) yang merupakan warga RT 8 Desa Tinggede Selatan, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi. Peristiwa ini menyebabkan korban mengalami luka pada bagian kanan kakinya. Kejadian tersebut terjadi pada Senin (24/7/23).

Kapolsek Marawola, Ipda Ismail, bersama dengan anggotanya, datang ke Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) dan mengungkapkan bahwa peristiwa ini terjadi sekitar pukul 18:00 Wita.

“Korban sedang menyedot pasir, berjarak sekitar 2 meter dari tepian sungai, dengan menggunakan mesin sedot pasir bersama beberapa temannya,” ungkap Kapolsek Marawola.

Ia menerangkan, insiden ini terungkap setelah jeritan korban meminta pertolongan kepada beberapa teman yang sedang melakukan pekerjaan yang sama.

Dengan sigap, teman-temannya segera memberikan pertolongan dengan berusaha memukul buaya yang menggigit korban menggunakan sepotong kayu.

Upaya ini berhasil membebaskan korban dari gigitan buaya, kemudian mereka mengevakuasi korban ke salah satu rumah warga sebelum membawanya ke puskesmas Marawola untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Dampak dari serangan buaya tersebut membuat korban mengalami luka-luka pada bagian kanan kakinya,” terangnya.

Kasihumas Polres Sigi, AKP Ferry Triyanto, mengimbau kepada masyarakat di sekitar bantaran aliran sungai di Desa Sunju maupun Tinggede Selatan, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, untuk tetap waspada saat beraktivitas di sekitar sungai. Pihak kepolisian akan terus berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mengambil langkah atau upaya guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

“Kami berharap kepada masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktifitas di sungai pada sore dan malam hari,” pungkas Kasihumas.***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *