Kemenag Sulteng Dukung Program Ramah Haji Lansia 2023

Calon Jemaah Haji Asal Sulteng. Foto: Angel/kabarsulteng.id
Calon Jemaah Haji Asal Sulteng. Foto: Angel/kabarsulteng.id

Palu, Kabarsulteng.id – Kementrian Agama (Kemenag) Sulawesi Tengah mendukung program ramah haji lansia dengan pendamping petugas khusus.

Menurut Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Sulteng Muchlis, hal itu merupakan sebuah inisiatif untuk memberikan dukungan khusus kepada lansia yang ingin melaksanakan ibadah haji pada tahun 2023.

Muchlis menambahkan, bahwa pada tahun 2023 penyelenggaraan haji memiliki tagline Haji Berkeadilan dan Haji Ramah Lansia.

Baca juga: Puluhan Remaja di Sulteng Ajukan Dispensasi Pernikahan Dini, Terbanyak Dari Tolitoli

“Nantinya pada penyelenggara haji tahun 2023 ini Kementerian Agama sudah menetapkan tagline tersebut. Olehnya itu, kami beserta tim siap mendukung serta melakukan penguatan-penguatan lagi untuk kedepannya,” jelasnya kepada kabarsulteng.id Selasa 30 Mei 2023.

Tahun ini, untuk jamaah haji lansia tidak didampingi oleh keluarga mereka, sehingga ada petugas khusus yang memberikan pelayanan kepada mereka dalam melaksanakan ibadah haji.

Baca juga: https://www.kabarsulteng.id/2023/05/09/kemenag-sulteng-perpanjang-masa-pelunasan-biaya-haji-bagi-calon-jemaah/

Lebih lanjut, kata Muchlis, program ini bertujuan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para lansia selama perjalanan haji, serta memberikan bantuan dan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Dalam program ini, pemerintah pusat menyediakan petugas khusus yang akan mendampingi dan membantu lansia sepanjang proses perjalanan haji mereka.

Petugas ini dilatih secara khusus untuk memahami kebutuhan dan keterbatasan lansia serta memberikan perhatian ekstra dalam menjaga kesehatan dan kenyamanan mereka.

Baca juga: https://www.kabarsulteng.id/2023/05/30/calon-jemaah-haji-asal-sulteng-didominasi-lansia-tertua-usia-99-tahun/

Mereka akan membantu dalam segala aspek, mulai dari administrasi dan persiapan sebelum keberangkatan, selama perjalanan hingga kepulangan ke tanah air.

“Program haji ramah lansia juga untuk mewujudkan lansia yang mandiri, sehat, aktif, dan produktif. Selain itu, dan tentunya program ini ingin memberikan perlindungan dan pendampingan kepada jamaah haji lansia yang mengalami keterbatasan fisik, mental, sosial, dan ekonomi,” ucapnya

Baca juga: https://www.kabarsulteng.id/2023/05/27/tak-bisa-lunasi-bphi-ratusan-calon-haji-di-sulteng-gagal-berangkat/

Dalam program ini, lansia juga akan mendapatkan prioritas dalam pemilihan akomodasi dan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Selain itu, pendamping petugas khusus juga akan memberikan pelayanan medis dan perawatan kesehatan yang diperlukan selama perjalanan, termasuk pengawasan obat-obatan dan penanganan kondisi kesehatan yang mungkin timbul.

Baca juga: Calon Jemah Haji Asal Palu Didominasi Lansia, Dinkes Ingatkan Jaga Kesehatan

Dengan adanya program ini, diharapkan lansia dapat menjalani perjalanan haji dengan lebih nyaman, aman, dan terlayani secara optimal sesuai dengan kebutuhan mereka. (Angel)