Hanya 5 Bulan, Polda Sulteng Ungkap 230 Kasus Narkoba

Barang bukti narkoba yang diungkap Polda Sulteng. Foto: istimewa
Barang bukti narkoba yang diungkap Polda Sulteng. Foto: istimewa

Palu, kabarsulteng.id – Hanya dalam kurun waktu lima bulan saja, Polda Sulteng berhasil mengungkap 230 kasus narkoba.

Baca juga: Oknum Anggota Polda Sulteng Terima Suap Rp.4,4 M Dari Casis

Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono mengatakan, jajarannya juga terus mengintensifkan upaya pencegahan kepada lapisan masyarakat Sulawesi Tengah.

“Belum cukup satu semester atau dari bulan Januari sampai Mei 2023 sebanyak 230 kasus Narkoba berhasil diungkap Ditresnarkoba Polda Sulteng dan jajaran,” kata Kombes Pol Djoko Wienartono, Senin 29 Mei 2023.

Baca juga: Ditlantas Polda Sulteng Gelar Berbagai Kegiatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-67 di CFD Palu

Ia menyebutkan, rata-rata dalam sehari, Ditresnarkoba Polda Sulteng mengungkap satu hingga dua kasus penyalahgunaan narkoba.

“Itu artinya, bila dirata-rata tiap hari Kepolisian berhasil mengungkap 1-2 kasus penyalahgunaan narkoba di Provinsi Sulawesi Tengah,” ujarnya

Baca juga: Polda Sulteng PTDH 22 Anggotanya Selama 2022

Masih kata Djoko, sedangkan tersangka yang berhasil diamankan karena terlibat penyalahgunaan narkoba, sebanyak 298 orang.

Ia juga menyebut barang bukti selama pengungkapan selama Januari s.d Mei 2023, Ganja 761,62 gram, Sabu 2.487,56 gram, obat berbahaya 13.662 butir

Baca juga: https://www.kabarsulteng.id/2023/01/05/polda-sulteng-jalankan-program-konseling-on-the-spot/

Dengan tingginya angka pengungkapan penyalahgunaan narkoba tersebut, dibawah kepemimpinan Dirresnarkoba Polda Sulteng AKBP Dasmin Ginting membuat kebijakan kepada jajarannya untuk secara massif melakukan kegiatan upaya pencegahan.

Yaitu dengan melakukan pembinaan atau penyuluhan kepada kelompok-kelompok masyarakat walaupun itu dilakukan secara informal dan hal itu telah terlaksana sebanyak 1.560 kegiatan.

Baca juga: https://www.kabarsulteng.id/2023/01/31/kapolda-sulteng-ingatkan-anggotanya-tidak-terlibat-politik-praktis/

Kegiatan pencegahan ini akan berkelanjutan dan dievaluasi setiap bulannya.

“Sekaligus kegiatan pencegahan ini juga untuk lebih mendekatkan Kepolisian dengan masyarakat, sehingga lebih peduli dan berperan dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba dilingkungannya,” pungkas Kombes Pol Djoko Wienartono.