Dinas Kebudayaan Sulteng Pamerkan Puluhan Kain dan Baju Tradisional

Palu, Kabarsulteng.id – Dinas Kebudayaan UPT Taman Budaya Provinsi Sulawesi Tengah mengelar pameran baju dan kain tradisional masyarakat Sulteng.

Kepala Dinas Kebudayaan Sulteng Andi Kamal Lembah, menjelaskan, pameran ini dilaksanakan guna melestarikan dan memanfaatkan berbagai aspek-aspek budaya masyarakat Sulteng. Ada sekitar 45 baju dan kain tradisional yang ada di Sulteng.

Baca juga:Wakil Ketua MPR RI Dorong Pemda Peduli Terhadap Cagar Budaya di Sulteng

“Yang kami pamerkan sini berbagai bentuk, motif dan fungsi berbagai kain tradisional yang ada di Sulteng tersebut,” jelasnya kepada kabarsulteng.id Senin 29 Mei 2023.

Lebih lanjut, kata Kamal, Museum sebagai lembaga yang strategi dalam penyelamatan warisan budaya bangsa yang berotoritas ke publik sehingga diharapkan dengan adanya kegiatan pameran dapat menambah wawasan peradaban masa lalu.

“Semoga lah bisa meningkatkan kualitas cinta tanah air dari masyarakat Sulteng dan mendorong kesadaran budaya terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara,” harapnya.

Baca juga: Taman Budaya Pahlawan Kesenian Nasional Hasan M Bahasyuan Diresmikan

Di kesempatan yang sama Plt Kepala Seksi Pelestarian dan Pengembangan Rim menuturkan, pameran ini menjadi kegiatan rutin diselenggarakan setiap tahunnya.

“Pameran ini berlangsung selama lima hari mulai dari tanggal 29 hingga 2 Juni 2023. Pameran ini dibuka secara umum dan rata-rata pegunjung yang datang dari kalangan anak sekolah Sd, Smp, Sma,” katanya.

Dalam pameran yang digelar ini, ada beberapa jenis pakaian adat yang dipamerkan dari sebanyak 12 etnis di Sulteng, yaitu pakaian adat etnis Kulawi, etnis Kaili, dan etnis Lore dan beberapa jenis kain tradisional seperti kain adat Donggala, dan kain adat Mbesa Kulawi.

Baca juga: Berdiri Sejak 1917, Toko Nadoly Bakal Dijadikan Cagar Budaya Palu

Menurutnya Rim, tujuan dari kegiatan ini adalah guna melestarikan kain tradisional asal masyarakat Sulteng dan untuk memperkenalkan produk kebudayaan kepada generasi muda dan masyarakat secara luas.

Olehnya itu, pihaknya mengangkat tema Keberagaman pesona kain dan baju tradisional Sulawesi Tengah dalam bingkai NKRI.

Baca juga: DPRD Kota Palu Usulkan Raperda Pendidikan Kebencanaan Masuk Kurikulum

Sekedar informasi, pameran ini berlangsung di Museum Sulawesi Tengah yang bertepat di Jalan Kemiri, Kelurahan Kamonji, Kecamatan Palu Barat. (Angel)