Pemkab Morowali Gelar Lomba Desa, Dorong Kreativitas dan Inovasi

Kepala Dinas PMD P3A Daerah Abdul Wahid Hasan membuka Penilaian lomba desa tingkat Kabupaten Morowali Tahun 2023. Foto: istimewa
Kepala Dinas PMD P3A Daerah Abdul Wahid Hasan membuka Penilaian lomba desa tingkat Kabupaten Morowali Tahun 2023. Foto: istimewa

Morowali, kabarsulteng.id – Penilaian lomba desa tingkat Kabupaten Morowali Tahun 2023 resmi digelar hari ini, dimulai dari Desa Puntari Makmur Kecamatan Witaponda, Selasa 23 Mei 2023.

Lomba ini diadakan sebagai upaya untuk mendorong kreativitas dan inovasi dalam meningkatkan kualitas infrastruktur, pengelolaan lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.

Baca juga: Polres Morowali Tangkap Pelaku Pembunuhan Perempuan Toraja di Bahodopi

Penilaian lomba dilakukan oleh tim juri yang terdiri dari para ahli dan perwakilan dari pemerintah Kabupaten Morowali.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas PMD P3A Daerah Abdul Wahid Hasan, Pejabat Teras Pemerintah Daerah Morowali, Perwakilan Tim PKK Kabupaten Morowali, Unsur Forkompimcam, Tim PKK Kecamatan Witaponda, Para Kades dan BPD Kecamatan Witaponda, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta Tamu Undangan Lainnya.

Baca juga: https://www.kabarsulteng.id/2023/05/17/cekcok-terkait-pekerjaan-buruh-bangunan-di-morowali-utara-tikam-rekan-kerjanya/

Mewakili Bupati Morowali, Abd Wahid Hasan menyampaikan kriteria penilaian mencakup beberapa aspek penting, salah satu indikatornya yaitu data Indeks Desa Membangun (IDM) dan data Profil Desa.

IDM meliputi lima klasifikasi status desa, lima status itu adalah (1) Desa Sangat Tertinggal; (2) Desa Tertinggal; (3) Desa Berkembang; (4) Desa Maju; dan (5) Desa Mandiri.

Baca juga: Geger Penemuan Mayat Perempuan Dengan Luka Kepala di Bahodopi Morowali

Sementara profil desa terdiri dari tiga kategori yaitu Desa Swakarya, Desa Swadaya dan Desa Swasembada.

Lomba desa tahun ini tentunya ada perbedaan dengan lomba desa sebelumnya, satu syarat desa ikut lomba itu berdasarkan profil desa/kelurahan.

Baca juga: Pesawat Tergelincir di Bandara Maleo, Begini Kata Kapolres Morowali

Minimal desa itu desa berkembang atau cepat berkembang.

“Alhamdulilah Desa Puntari Makmur, ini statusnya sekarang dalam profil desa/kelurahan berkembang dan status IDM nya maju. Mudah-mudahan ditahun 2023, semua desa yang berkembang status IDM nya akan berkembang menjadi desa maju, dan desa maju akan menjadi desa mandiri.” ujarnya.

Baca juga: Pilot Dari Pesawat yang Tergelincir di Bandara Maleo Dirujuk ke RSUD Morowali

Terkait penilaian lomba desa Tahun ini, pihaknya fokus pada administrasi desa dan tidak terlalu mementingkan masalah fisik. Oleh sebab itu, Ia berharap kepada tim penilai untuk betul-betul objektif menilai, siapa yang memiliki predikat yang baik maka dialah yang akan mewakili Kabupaten untuk ikut di tingkat regional.

“Masalah fisik itu tidak terlalu diprioritaskan, bukan berarti tidak diperhatikan akan tetapi bayangkan kalau kita mau membangun fisik, Desa Puntari Makmur yang luas ini berapa anggaran yang harus kita habiskan. Maka, sekarang pemda melalui menyederhanakan pelaksanaan lomba desa ini hanya fokus kepada administrasi desa karena pada dasarnya pemerintah adalah administrasi.” ungkapnya.

Baca juga: Pesawat Berpenumpang WNA Asal Cina Tergelincir di Bandara Morowali

Dengan digelarnya lomba desa tingkat Kabupaten Morowali ini, diharapkan dapat menginspirasi desa-desa lain di wilayah ini untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat

Selain itu, Pemda telah menyiapkan hadiah untuk para pemenang lomba desa, atas upaya mereka dalam membangun desa yang mandiri dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *