Hadianto Lepas Kafilah Kota Palu di Ajang STQH ke-27

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid bersama Kafilah Kota Palu. Foto: istimewa
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid bersama Kafilah Kota Palu. Foto: istimewa

Palu, kabarsulteng.id – Wali Kota Palu Hadianto Rasyid secara resmi melepas Kafilah Kota Palu yang akan berlomba di ajang STQH ke-27 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di ruang rapat Bantaya Kantor Wali Kota Palu, Kamis 4 Mei 2023.

Rencananya, STQH ke-27 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tersebut akan diselenggarakan di Kabupaten Tojo Una-una pada tanggal 06 – 11 Mei 2023.

Dalam arahannya, Hadianto menyampaikan bahwa dirinya akan memberikan hadiah terbaik bagi peserta dari Kafilah Kota Palu yang berhasil meraih prestasi di ajang STQH tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.

“Nanti kita lihat, apakah motor ataukah yang lain. Nanti kira-kira apa yang lebih bermanfaat dan InsyaAllah memberikan kebaikan buat kalian,” katanya.

Ia juga berkomitmen akan memberikan reward kepada para pelatih dan pendamping, jika Kafilah Kota Palu berhasil meraih Juara Umum di STQH tersebut.

“Nanti saya akan pikirkan, apa yang akan diberikan kepada para pengawas dan para guru yang InsyaAllah berhasil membawa anak-anak kita menjadi Juara Umum. Nanti akan saya siapkan,” ungkapnya.

Hadianto berpesan kepada para peserta agar memperbaiki niat, dimana niat pertama adalah mengharapkan Ridho dari Allah SWT.

Kemudian berikan yang terbaik buat diri sendiri, orang tua, keluarga, dan untuk Kota Palu.

Selain itu, para peserta diminta untuk menjauhkan diri dari sikap sombong maupun perasaan-perasaan yang tidak baik.

Hadianto juga meminta agar para peserta tidak menganggap remeh kafilah lain serta jangan merasa sudah mampu dan hebat.

“Jadi seseorang itu, biasa-biasa saja. Karena di atas langit masih ada langit. Tidak ada kesempurnaan. Kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT,” katanya.

Ia mengatakan, sesuai hadits Rasulullah Muhammad SAW, jadilah seseorang yang tawadhu atau rendah hati, maka Allah SWT akan mengangkat derajatnya.

Menurutnya, kasih sayang Allah SWT yang paling utama adalah hidayah atau petunjuk.

Karena, ketika Allah sudah memberikan petunjuk baginya, maka Allah tidak akan menghendaki kesesatan bagi hamba-Nya.

“Kalau sudah mendapatkan petunjuk dan terhindar dari kesesatan, maka InsyaAllah kita akan mendapatkan kemuliaan,” ungkap Wali Kota.

Ia mengatakan para peserta STQH dari Kafilah Kota Palu, termasuk mereka-mereka yang terpilih dan itu harus dipahami, karena tidak semua orang, ada yang mau tapi tidak mampu.

“Kalian adalah hamba-hamba pilihan. Camkan dalam hati dan dipegang teguh kepercayaan yang diberikan oleh Allah SWT. Dijaga. Kalau kalian bertekad untuk menjaga itu, maka kalian InsyaAllah akan mendapatkan kemuliaan,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut Hadianto, Kafilah Kota Palu seharusnya bukan berniat untuk berlomba untuk mendapatkan kemenangan, tetapi berlomba dalam kebaikan dan menjadi yang terbaik.

“Pokoknya tawadhu setawadhu-tawadhunya. Tawadhu itu seperti bintang di langit. InsyaAllah Juara Umum. Yang penting kalian harus semangat,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *