PW DMI Sulteng Mulai Perbaiki 250 Masjid

Ketua Umum PW DMI Sulteng H Ahmad M Ali
Ketua Umum PW DMI Sulteng H Ahmad M Ali. (Foto: Kabar Sulteng)

KABAR SULTENG, – PW DMI Sulteng mulai merealisasikan program rehabilitasi sarana 250 masjid khususnya perbaikan dan peningkatan kualitas tempat wudhu dan toilet, untuk menunjang kelancaran kegiatan ibadah dan keagamaan di masjid.

“Iya, tahun ini program rehab sarana khususnya rehab tempat wudhu dan toilet dilaksanakan oleh DMI Sulteng,” ucap Sekretaris Umum PW DMI Sulteng Muchtar Ibnu Masud, dihubungi dari Palu, Jumat, terkait dengan program prioritas DMI Sulteng tahun 2023.

Muchtar mengatakan rehabilitasi untuk peningkatan kualitas sarana 250 masjid menjadi satu program prioritas PW DMI Sulteng di tahun 2023 ini.

Ia menjelaskan, program ini digagas oleh Ketua Umum DMI Sulteng H  Ahmad M Ali, sebagai bentuk upaya membantu pemerintah dalam pemenuhan sarana rumah ibadah khususnya masjid di Sulteng.

“Di samping itu, program yang digagas oleh bapak Ahmad M Ali ini, juga sebagai bentuk perhatian beliau yang merepresentasikan perhatian DMI kepada umat Islam di Sulteng dalam melaksanakan ibadah di masjid,” sebutnya.

Muchtar menerangkan bahwa rehabilitasi sarana 250 masjid menjadi satu implementasi dari visi besar DMI Sulteng yaitu memakmurkan dan dimakmurkan masjid.

“Sehingga diharapkan melalui program ini, semakin meningkatkan semangat umat Islam untuk memakmurkan dan dimakmurkan masjid,” ujarnya.

Ia menguraikan, melalui program rehab sarana masjid tersebut, setiap daerah di Sulteng dapat mengusulkan maksimal 19 masjid untuk diperbaiki sarana tempat wudhu dan toilet. Usulan itu dapat disampaikan langsung ke Sekretariat  DMI Sulteng.

“Usulan dalam bentuk proposal yaitu secara spesifik mengenai kondisi toilet dan tempat wudhu, disertai gambar kondisi terkini tempat wudhu dan toilet, serta melampirkan lokasi sarana masjid masjid yang diusulkan. Selain itu juga ada beberapa persyaratan administrasi seprti melampirkan nomor rekening masjid dan melampirkan nomor kontak pengurus masjid,” demikian Muchtar.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *