BIN Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Torue Parimo

Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Sulawesi Tengah, menyalurkan bantuan kepada masyarakat korban banjir bandang di Desa Torue, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong. Foto : Ist

KABARSULTENG.ID,PARIMO – Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Sulawesi Tengah, menyalurkan bantuan kepada masyarakat korban banjir bandang di Desa Torue, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong.

Penyaluran bantuan ini sudah berjalan sejak hari Jum’at (29/7). Bantuan tersebut merupakan bantuan langsung dari Kepala BIN, Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan.

“Penyaluran bantuan dari Kepala BIN ini sudah berjalan beberapa hari,” kata Kabinda Sulteng, Brigjend TNI Arman Dahlan, pada Selasa (2/8/2022).

Arman mengatakan, bantuan untuk korban bencana di Torue ini sebagai bentuk kepedulian Kepala BIN kepada masyarakat.

“Karena sesuai instruksi Kabin bahwa setiap ada bencana di wilayah Indonesia BIN harus terdepan memberikan bantuan kepada masyarakat yamg berdampak langsung dan yang membutuhkan,” ujarnya.

Lanjut Arman, untuk memudahkan penyaluran logistik untuk korban bencana banjir bandang di wilayah tersebut pihaknya telah mendirikan posko.

Kabin berharap kondisi di wilayah Parigi Moutong yang terdampak banjir bandang bisa cepat normal dan bangkit kembali untuk membangun wilayah tersebut.

Sebelumnya, banjir bandang melanda wilayah Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng), pada Kamis malam, 28 Juli 2022, membuat ratusan rumah rusak, terendam, hingga hanyut terbawa arus sungai.

Dari hasil laporan asesmen Tim Palang Merah Indonesia (PMI) Parigi Moutong ke Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, menyebutkan, sekira 340 rumah terdampak banjir.

Dari data sementara itu, sebanyak 45 rumah mengalami rusak berat, 54 rumah rusak sedang, dan 40 unit rumah rusak ringan serta 40 unit rumah hilang atau hanyut dibawa banjir bandang. Sementara rumah yang terendam air dan lumpur sebanyak 154 unit.

Selain rumah, sejumlah fasilitas di wilayah Torue seperti kantor pemerintahan, sekolah, musala, puskesmas terendam air dan lumpur. Bahkan salah satu jembatan di Dusun II, Desa Torue, rusak parah.

Hingga saat ini, tim SAR masih melakukan pencarian terhadap 4 orang hilang akibat banjir bandang tersebut(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *