Terpilih Jadi Ketua DMI Morut, Djira : Ini Jabatan Akhirat

H. Djira ditetapkan sebagai Ketua PD DMI Morut periode 2022-2027. Foto : Biro Kominfo PW DMI Sulteng

KABARSULTENG, MORUT – Musyawarah Daerah (Musda) Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kabupaten Morowali Utara (Morut) Sulawesi Tengah menetapkan H. Djira K, sebagai Ketua DMI Morut, periode 2022 – 2027.

Djira K, terpilih secara aklamasi yang dihadiri 28 peserta sebagai perwakilan 10 masjid se Kabupaten Morut, berlangsung di Kolonodale, Kecamatan Petasia, Rabu, 18 Mei 2022.

Ketua PW DMI Sulteng, diwakili Dr H. Azma Mardjun M. Pd, menyampaikan salam hormat, persaudaraan dan salam ukhwah, dari Ketua DMI Sulteng, H. Ahmad Ali yang sedang menjalankan umroh.

“Tujuan kita mengabdi kepada Allah, memfungsikan masjid sebagai tempat ibadah, da’wah dan peningkatan ekonomi ummat, ” ujar Dr Azma, mengutip pesan Ketua H. Ahmad Ali.

Dengan ucapan bismillahirrahmanirrahim, Musda DMI Morut dengan tema bergerak maju untuk kemaslahatan ummat dibuka dengan resmi.

Pimpinan sidang Musda DMI Morut, Syamsurijal Labatjo, menetapkan dan mengesahkan H. Djira, K, sebagai Ketua PD DMI Kabupaten Morut, sekaligus Ketua Formatur.

Lanjut Ijal, sapaan akrab Syamsurijal, sesuai dengan ketetapan Musda DMI Kabupaten Morut, dengan nomor istimewa, H. Djira K, juga ditetapkan sebagai Ketua Formatur untuk menyusun kepengurusan paripurna PD DMI Morut, periode 2022 – 2027. Sesuai dengan keputusan Musda kepengurusan dibentuk dalam jangka waktu tujuh hari ke depan.

Sebelum pelaksanaan musda, DMI Provinsi Sulteng memberikan mandat kepada H. Muchtar Ibnu Mas’ud, sebagai karateker Ketua PD DMI Kabupaten Morut.

Dalam sambutannya, Muchtar Ibnu, yang juga Sekum DMI Sulteng, menyatakan bahwa karateker diberikan amanah melaksanakan Musda dalam rangka penguatan kepengurusan organisasi DMI di wilayah Morut.

“Alhamdulillah, hari ini Musda bisa kita gelar secara Demokrasi penuh persaudaraan,” ujarnya.

Ketua PD DMI Morut terpilih, H. Djira, K, M. Pd, saat memberikan sambutan kesiapannya mengatakan, bahwa ini satu amanah mulia diberikan kepadanya.

DMI adalah organisasi berbeda dengan organisasi umumnya. Organisasi mengurus ummat. Masjid menjadi basis untuk memakmurkan dan dimakmurkan ummat.

Maka pengurus DMI Morut ke depan, harus memiliki itikad dan tekad yang baik semata-mata mengabdi untuk umat lewat peran-peran DMI.

“Ketua DMI adalah jabatan akhirat. Tanpa harus mengecilkan jabatan dunia yang sedang disandang hari ini. Saya membaca istiqfar, saat mengenakan jaket DMI,” tutup Djira, sekaligus menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta Musda telah memberikan amanah kepercayaan untuk bersama sama membesarkan organisasi DMI Morut.(*)/AM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *