Hanya Miliki 1 Armada, Ini Kesulitan Damkar Sigi !

PALU, – Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) khususnya Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) memiliki keterbatasan mobil pemadam kebakaran.

Pasalnya, Kabupaten Sigi terdiri dari 16 Kecamatan dan 177 Desa dengan luas wilayah 5.196,02 kilo meter, saat ini hanya memiliki 1 mobil (Armada) pemadam kebakaran.

Kasat Pol PP dan Damkar Sigi, Andi Wulur mengungkapkan kalau melihat dari luas wilayah Kabupaten Sigi, minimal ada lima mobil kebakaran dan minimal ada tiga mobil penyuplai air.

“Memang kendala di Kabupaten Sigi saat ini yaitu mobil pemadam kebakaran, kami hanya memiliki satu armada untuk beroperasi di seluruh wilayah Sigi,” ungkap Andi Wulur saat menjadi pembicara di Podcast Palu, Jum’at (2/7/2021).

Andi menuturkan keterbatasan mobil armada ini sangat menghambat dan membatasi kerja kerja pihak Damkar saat menangani kejadian kebakaran.

“Sangat berat ketika ada kejadian kebakaran di wilayah yang jauh dari kantor, kantor kami di Bora, terus kalau kejadian kebakaran di kecamatan lain pastinya kesulitan kami disitu,” terang Andi.

Andi mengakui, akibat keterbatasan armada beberapa kejadian yang tidak bisa pihaknya tanggulangi karena jarak yang jauh dari lokasi kantor.

“Ada beberapa kebakaran, pada saat kami sampai di lokasi apinya sudah padam karena jaraknya jauh, belum lagi mobil ini tidak layak digunakan,” katanya.

Walupun Demikian, kata Andi, pihak Damkar Sigi terus berupaya dan bekerja semaksimal mungkin menangani ketika ada kejadian kebakaran.

“Kami sementara urus MoU bersama dengan Pemerintah Kota Palu, agar kalau ada kebakaran dekat dari Kota Palu, armadanya bisa langsung di arahkan, karena memang walaupun itu urusan kemanusiaan namun tetap ada prosedurnya,” jelas Andi.

Lanjut Andi, Bupati Sigi Mohamad Irwan Lapata juga mengatakan di tahun 2021 harus di upayakan penambahan unit mobil damkar.

Pihak DPRD Kabupaten Sigi juga sangat merespon dengan baik, mereka berkeinginan mengalokasikan anggaran untuk penambahan mobil damkar.

Tambah Andi, dari hasil pertemuan dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga membuahkan hasil.

“Kalau tidak ada aral melintang bulan Juli atau Agustus pihak Kemendagri akan berikan bantuan 1 unit mobil pemadam,” tutur Andi Wulur.(AM)